indonesian | english
a | a
webershandwick asia pacific



 












The Company Behind The Brand : In Goodness We Trust by Billy Chailani
 
   
 
   

Weber Shandwick bekerjasama dengan KRC Research menerbitkan studi The Company behind the Brand II: In Goodness We Trust, seri kedua dari rangkaian studi The Company behind the Brand. Survei terbaru ini melibatkan konsumen dan eksekutif dari 21 negara di seluruh dunia. Studi ini menyimpulkan bahwa konsumen semakin menaruh harapan tinggi terhadap perusahaan-perusahaan agar memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat, sembari mengawasi aktivitas perusahaan tersebut.

Menurut studi ini, salah satu faktor pendorong meningkatnya reputasi sebuah perusahaan di kalangan konsumen adalah baik tidaknya produk mereka bagi para konsumen. Satu dari dua konsumen - 47% - mengakui bahwa mereka mendiskusikan pendapat mengenai kualitas atau produk dari sebuah perusahaan (apakah produk tersebut sehat atau tidak). Faktor "baik untuk saya" menjadi faktor pengambilan keputusan yang penting. Nyaris setengah dari konsumen yang disurvei membeli produk dari perusahaan yang membuat mereka merasa senang (46%) dan mempedulikan kondisi konsumennya (43%). Kini, efek personal menjadi pertimbangan penting bagi konsumen dalam memutuskan, melebihi faktor dampak sosial dari perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan kini perlu mengintegrasikan pesan CSR mereka dengan pesan bagi konsumen.

Studi ini juga menemukan bahwa perusahaan modern wajib cepat tanggap - 85% dari konsumen global membangun opini mereka terhadap perusahaan berdasarkan cara perusahaan mengatasi krisis. Sikap cepat tanggap perusahaan lebih penting dari apa yang diberitakan media (76%) dan apa yang dikatakan para pegawai (68%). Manajemen risiko proaktif sangat penting - kesiapan perusahaan adalah sebuah kewajiban. Kesiapan harus diperlengkapi dengan rencana yang sigap dalam menghadapi isu dan krisis.

Studi The Company behind the Brand II: In Goodness We Trust memberikan panduan bagi para pemimpin yang menjalankan bisnis di lingkungan di mana konsumen membeli produk bukan hanya karena kualitasnya, namun juga berdasarkan tingkat reputasi, akuntabilitas, dan kepercayaan perusahaan.

Klik disini untuk mengakses studi ini.