indonesian | english
a | a
webershandwick asia pacific



 












Riset Baru : The Employer Brand Credibility Gap by Billy Chailani
 
   
 
   

Weber Shandwick bermitra dengan KRC Research mempersembahkan studi The Employer Brand Credibility Gap: Bridging the Divide. Studi ini melanjutkan studi Weber Shandwick yang sukses membahas aktivisme karyawan di 2014, Employees Rising: Seizing the Opportunity in Employee Activism

Melibatkan 1.902 karyawan di 19 negara di seluruh dunia, studi ini menemukan bahwa hanya 19% karyawan yang menemukan kecocokan kuat antara representasi sebuah perusahaan dengan pengalaman bekerja mereka. Meskipun mencatat angka yang rendah, peluang kemajuan di area ini terbuka lebar. Hanya 7% karyawan yang sangat tidak setuju bahwa tidak ada hubungan antara apa yang dikatakan perusahaan dengan pengalaman bekerja mereka. Segmen terbesar sebesar 74% berada di tengah-tengah. Segmen ini terdiri dari para karyawan yang kurang terpapar nilai-nilai perusahaan. Pemilik perusahaan memiliki peluang sangat besar untuk memberikan paparan nilai perusahaan dan pada akhirnya dapat mengubah sudut pandang karyawan-karyawan ini - menjadikan mereka duta yang paham, yakin, dan mempromosikan nilai-nilai perusahaan mereka.

Studi ini juga memberikan alasan kuat kenapa sebuah perusahaan harus memperkuat employee branding dan employee experience. Menutup kesenjangan ini memberikan akses lebih besar bagi pemilik perusahaan untuk meningkatkan kualitas rekrutmen, keterlibatan karyawan dan advokasi, serta retensi. Employee branding yang kuat sangat penting di era transparansi informasi, dimana calon tenaga kerja dapat memperoleh informasi mengenai sebuah perusahaan melalui perbincangan di dunia maya.

Studi The Employer Brand Credibility Gap: Bridging the Divide memberikan sejumlah informasi penting tentang bagaimana membangun dan mengaktivasi employee branding dari sejumlah karyawan serta anggota tim Employee Engagement & Change Management Weber Shandwick.

Klik disini untuk mengakses studi tersebut dan klik disini untuk mengakses infografik studi ini.