indonesian | english
a | a
webershandwick asia pacific



 












CEO Activism 2017: High Noon In The C-Suite by Billy Chailani
 
   
 
   

Weber Shandwick bermitra dengan KRC Research terbitkan studi bertajuk CEO Activism 2017 : High Noon in the C-Suite. Survei yang dilakukan kepada masyarakat Amerika mengukur sikap publik terhadap meningkatnya CEO yang angkat bicara mengenai topik hangat sehubungan dengan isu sosial. Studi ini menunjukkan perbedaan generasi yang mencolok dalam hal perspektif mengenai aktivisme CEO.

Menurut sstudi ini, 47% Millenials (masyarakat berumur 18-36 tahun) meyakini bahwa para CEO memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan pendapat mereka tentang isu-isu sosial yang penting. Sebaliknya, hanya 28% masyarakat Gen X (berumur 37-52) dan Boomers (berumur 53-71) yang setuju dengan hal yang sama. 56% dari para Millenials juga menilai hal ini sebagai sebuah tanggung jawab yang semakin penting dibandingkan sebelumnya.

Studi ini melanjutkan The Dawn of CEO Activism, sebuah studi pada tahun 2016 yang menemukan bahwa terdapat keuntungan sekaligus risiko ketika CEO sebuah perusahaan memutuskan untuk berargumen terhadap isu kontroversial.

Lewat studi ini, peneliti juga menemukan fakta bahwa 71% Millenials akan enderung membeli dari perusahaan yang CEOnya berbicara mengenai sebuah isu yang mereka setujui, sebuah kenaikan sebesar 11% dari tahun 2016. Sebaliknya, aktivisme CEO cenderung tidak secara langsung mempengaruhi keputusan pembelian Gen X (33 persen) dan Boomer (30 persen).

Millenials juga akan lebih loyal terhadap perusahaan tempat mereka bekerja sebagai imbas dari hadirnya aktivisme CEO. Menurut studi ini, 44% dari pegawai generasi Millenials akan lebih loyal terhadap perusahaan mereka apabila CEO perusahaan tersebut ambil posisi dalam isu-isu sosial yang penting. Jumlah Gen X yang terpengaruh hanya sebesar 16% dan Boomers hanya 18%.

Studi CEO Activism 2017: High Noon in the C-Suite dari Weber Shandwick memberikan 15 petunjuk bagi perusahaan-perusahaan serta para pemimpinnya ketika akan mengambil posisi publik pada isu-isu sosial yang sensitif.

Klik tautan ini untuk mengakses studi ini.

Kami telah mempersiapkan infografis berisikan temuan studi ini dalam tautan ini atau dibawah ini.